Liontin model nama sekarang cukup banyak digunakan karena bentuknya bisa terasa lebih personal. Nama sendiri, nama pasangan, atau inisial tertentu dapat dibuat menjadi bagian dari desain liontin nama. Namun memilih liontin tersebut ternyata tidak cukup hanya melihat bentuk tulisannya saja.
Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan, terutama ukuran, berat, dan material liontin. Ketiganya sebaiknya disesuaikan dengan kalung yang akan digunakan. Kalau tidak cocok, liontin bisa terasa terlalu berat, rantainya terlihat kurang seimbang, atau malah membuat tampilan kalung menjadi kurang nyaman ketika dipakai.
1. Tentukan Ukuran Liontin Terlebih Dahulu
Ukuran merupakan hal pertama yang cukup mudah dilihat ketika memilih liontin model nama. Jangan langsung memilih ukuran paling besar hanya karena ingin nama terlihat jelas.
Liontin yang terlalu besar belum tentu nyaman untuk dipakai sehari-hari. Apalagi kalau kalungnya memiliki rantai yang tipis. Ukuran liontin yang besar bisa membuat keseluruhan tampilan terlihat kurang seimbang.
Sebaliknya, kalau liontinnya terlalu kecil, tulisan nama mungkin tidak terlihat dengan jelas. Jadi, pilih ukuran yang sesuai dengan jenis kalung dan kebutuhan pemakaian.
Untuk penggunaan sehari-hari, model dengan ukuran sedang biasanya lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Sementara ukuran yang lebih besar bisa dipilih jika memang ingin liontin menjadi bagian utama dari penampilan.
2. Perhatikan Panjang Kalung
Ukuran liontin sebaiknya tidak dipilih tanpa mempertimbangkan panjang kalung. Rantai yang pendek akan memberikan tampilan yang berbeda ketika dipadukan dengan liontin yang besar dibandingkan rantai yang lebih panjang.
Kalau kalung yang digunakan cukup pendek, liontin berukuran kecil atau sedang biasanya terlihat lebih proporsional. Sedangkan untuk rantai yang lebih panjang, pilihan liontin bisa sedikit lebih besar.
Namun sebenarnya tidak ada aturan mutlak mengenai ukuran tersebut. Yang penting adalah ketika kalung dipakai, liontin tidak terlihat terlalu berat di bagian depan dan tetap nyaman mengikuti gerakan tubuh.
3. Sesuaikan Berat Liontin dengan Rantai
Berat liontin juga sering terlupakan ketika seseorang membeli perhiasan. Padahal bagian ini cukup penting. Liontin yang terlalu berat jika dipasang pada rantai tipis dapat membuat rantai tertarik ke bawah.
Dalam kondisi tertentu, liontin juga bisa terus bergeser ke bagian depan atau membuat kalung terasa kurang nyaman ketika digunakan cukup lama.
4. Jangan Hanya Memikirkan Tampilan
Ketika melihat liontin model nama, orang biasanya lebih dulu tertarik pada bentuk tulisan. Memang wajar karena desain merupakan bagian yang paling terlihat.
Tetapi jangan berhenti di sana. Coba bayangkan liontin tersebut ketika sudah dipasang pada kalung yang dimiliki. Apakah rantainya terlihat mampu menopang? Apakah liontinnya terlalu besar? Apakah posisi liontin nantinya nyaman ketika digunakan?
5. Pilih Material yang Sesuai
Material juga menjadi pertimbangan penting. Liontin model nama bisa dibuat menggunakan berbagai material, dan masing-masing mempunyai karakter tersendiri.
Emas menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena memiliki tampilan khas dan tersedia dalam beberapa pilihan warna. Ada emas kuning, emas putih, hingga rose gold yang dapat disesuaikan dengan selera.
Selain warna, material juga akan berpengaruh pada berat dan karakter liontin. Karena itu, jangan hanya menentukan material berdasarkan warna yang terlihat bagus. Pertimbangkan juga jenis kalung yang akan digunakan bersamanya.
Bagaimana, cukup mudah bukan? Melalui cara-cara di atas, kini Anda bisa memilih liontin nama yang sesuai dengan model dan jenis kalung yang dikenakan. Jangan lupa juga untuk berkunjung ke gerai resmi Frank and Co, untuk mendapatkan model liontin premium, terbaru!
